Kamis, 04 April 2013

MAU KEMANA SETELAH LULUS?

Penyerahan Kaos Sicrema16



Kalimat tanya ini adalah tajuk dari acara yang di galang oleh Sicrema dalam forum berbagi pengalaman dengan adik kelas IV STEMBA Temanggung (SMKN I), pada tanggal 30 Maret 2013. Acara yang di gagas oleh panitia Reuni 20 tahun Sicrema ini ditujukan untuk menjalin kembali ikatan jiwa dengan almamater. Selain itu untuk memberikan gambaran dan motivasi bagi adik-adik yang akan segera lulus dan memasuki fase kehidupan di luar bangku sekolah, utamanya dalam dunia kerja.



Stemba, ibaratnya sebuah busur dengan sekian banyak anak panah yang siap meluncur menuju sasarannya masing-masing. Kompleksnya situasi  negeri ini di tengah situasi ekonomi, politik dan sosial  yang masih belum stabil seratus persen adalah tempat dimana anak-anak panah itu akan melaju dan menitik sasarannya. Maka pertanyaan " mau kemana setelah lulus?" adalah tepat utnuk mengawali langkah.


Dikemas dengan suasana kekeluargaan dan penuh kebersamaan, dan jauh dari suasana formal, acara ini berlangsung dengan alur yang mengalir tanpa ada aral yang melintang. Lancar, indah dan membanggakan. Acara ini sukses tak terlepas dari dukungan yang sangat luarbiasa dari pihak sekolah yang tanpa basa-basi memberikan dukungan penuh dan penerimaan yang hangat tanpa sekat. Untuk itu secara khusus kami sampaikan beribu terimakasih  dan rasa hormat kepada Bapak Purwono sekalu Kepala Sekolah. Kepada Pak Pri yang langsung memberikan dorongan ide yang cemerlang atas acara tanggal 30 Maret. Meski kami merasa sedih sekali karena beliau tak bisa hadir karena sedang perawatan selepas operasi.

Kepada pak Kuat dan pak Pur, yang dengan ramah dan hangat menyambut saya sepagi itu sehingga dapat berkesempatan bertatap muka dengan adik-adik kelas dua dalam upacara pelepasan. Sungguh sangat menyenangkan dan membanggakan dapat berdiri di bawah tiang dengan merah putih berkibar mengiringi semangat para siswa yang akan memulai mengenal dunia usaha. Tentu sangat beda dengan suasana 20 tahun yang lalu ketika kami berada di barisan siswa. Makasih ya pak.

Tak lupa terimakasih yang banyak kepada Pak Wagimin dan Pak Toni yang dengan setiap mengikuti acara dari awal hingga akhir, bersama guru-guru yang lain. Bahkan beliau berdua ini sempat memberikan wejangan  bagi kami semua.

Adalah ruang Riptaloka yang menjadi saksi kebersamaan itu, ditata dengan megah lengkap dengan perlengkapan yang memadahi, sungguh, sekali lagi, kami bangga atas semua ini. Sebuah tempat yang sangat mendukung bagi terlaksana proses interaksi dan sharing pengalaman. Dramatis, namun tetap bersahaja. Adik-adik dapat merasakan santai tanpa beban, dengan penuh semangat berebut tanya dan pendapat hingga waktu habis.
Mereka adalah anak-anak panah yang segera meluncur menuju dunia kerja/industri, dunia usaha/enterpreneurship dan bangku pendidikan yang lebih tinggi serta rencana-rencana brilian lainnya. Meski beda-beda tapi hanya satu keyakinan yang terasa, yaitu penuh percaya diri menatap masa depan.
Dengan berbagai latar belakang dan pengalaman yang beraneka, kawan-kawan Sicrema satu per satu memaparkan dengan caranya masing-masing. Luar biasa. Meski waktu tak banyak namun telah memberikan beribu ide dan gambaran yang sangat baik buat adik-adik kelas. Setiap cerita, bagaimanapun itu sudah tentu akan menjadi referensi  bagi langkah kedepan. 
Hingga acara berkahir sekitar pukul 13:00 suasana kebersamaan terus ada. Yang pasti dalam rentang waktu acara tersebut telah terpatri bijih semangat baja, membara, yang siap berpendaran ke seluruh anggota Sicrema  dalam menapak menuju Reuni 20 Tahun Sicrema.
Terimakasih dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada kawan-kawan Sicrema, ayo buktikan bahwa kita tak berpisah dan takan terpisah. ***  LH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda punya pendapat? Silakan tulis komentar. Komentar tidak boleh mengandung SARA, ujaran kebencian, HOAX. Admin tidak bertanggungjawab atas isi komentar.