Senin, 07 Januari 2013

PROFIL ANGGOTA SICREMA : SISWOKO, ANTON DAN AGUS

Teman-temin semua, apakabar di awal tahun baru ini? Semoga semakin sukses, amin. Nah kali ini blog kita akan memulai memuat profil anggota Sicrema. Tulisan boleh dibuat oleh siapa saja dan tentang apa dan siapa saja, boleh menyadur dari buku alumni, atau kesan-kesan selama ini. Tulisan dan karya apapun silakan dikirim ke email : sicrema16stemba@gmail.com atau lhlukman98@gmail.com Untuk mengawalinya teman kita, Bokir, telah membuat tulisan mengenai tiga orang kawan yaitu Siswoko, Anton dan Agus. Oke, mari kita simak.
=============


SISWOKO

Cowok Temanggung kelahiran WONOSOBO dengan titik koordinat 13111972 mengaku beralamat di Villa mungil Puntuk Sari Temanggung. Seperti nama dusunnya, Puntuk, Kak Sis sangat pengin jadi lurah Stemba, sayang mbah dukun nggak setuju. Woko adalah panggilan cowok gantheng. Katanya pernah punya kenangan manis di kampus ketika nembung sama teman cewek yang jadi idamannya,…..eh langsung di terima, kontan saja Woko hepi berat. Sebagai sasaran langsung banting Erlenmeyer waktu praktek PHP, meskipun 7 ribu perak melayang (tak apalah asal ati seneng-red). Cita cita cowok aktivis kampus dan paliiiing mahir alias pakarnya di bidang goreng menggoreng bakmi, diantar friendnya dengan semangat 45 menyatakan bahwa keinginan sebenarnya dapat kerja di perusahaan dengan motivasi karna diburu-buru ceweknya untuk cepet-cepet jadi manten. Walhasil dengan motto hidupnya yang sederhana yaitu cuman sesuai sikon wae punya pesen buat temen temen untuk merealisir SICREMA-16 ‘n buat adik adik jadilah siswa yang terkenal seperti dos-Q. ……..

(diambil dari buku kenangan Sicrema 16_SICREMA XVI/93. Cetakan pertama 1993)

Bisa kita lihat, bahasa gaul kita jaman semono, tahun 1993….coba sejenak bayangkan saat saat itu!.  Bahasa yang dijamannya sangat kita gemari (….bagi penggemar majalah MOP tentu tidak asing.) Itu dulu!!

Siswoko yang ternyata berani mbanting Erlenmeyer karena nembung sama cewek idamannya terus diterima (nek aku mbanting botol anggur gara gara di tolak..he..he..he..), Siswoko yang pengin jadi lurah Stemba, sekarang sudah menjadi salah satu manajer (betul nggak sih tulisannya? Atau Manager gitu?) di sebuah perusahaan minuman berkarbonasi terbesar di dunia. Nek tak pikir pikir yo pas!!. Selama hidupnya, sekolah nggak pernah mbayar karena dapat beasiswa, selalu jadi juara, disayang guru, kalo jadi manajer yo pas! Bandingkan dengan para remidiator, (termasuk aku), sudah sekolah mbayar, masih juga bodoh…… Malah ada yang sekolahe wae ra lulus! (iyo to Man?)

Bisa kita lihat dan rasakan, dari sejak Sicrema 16 dilahirkan, dia sudah ninggalin wasiat buat kita, (wasiat? Atau warisan?...). Dan sampai sekarang bisa kita rasakan bagaimana komitmen dia untuk merealisir Sicrema (Lukmaaaan, maksudnya apa sih merealisir? Kalo vulkanisir ngerti aku!).

Dialah Siswoko Sang Lurah yang pertama kali menggagas Reuni Akbar 20 thn Sicrema. (BR)


 ****



ANTONIUS PRABOWO SUMITRO

Namaku Antonius Prabowo Sumitro, di sekolah dipanggil Panjul, di rumah dipanggil Mitro dan di Jakarta oleh para pemulung di panggil Mas Boy (boyo ora yakin nake). Panjul ini terlalu aktif seperti predator. Lahir di Temanggung 27 Maret 1974 dan sekarang masih nebeng di ama orangtuanya di Jl. Mliwis 211 Jetis Butuh Temanggug. Cita citanya ingin jadi wiraswastawan yang berhasil. Nggak mau jadi pegawai negeri karena kalau jadi pegawai negeri katanya gimana gitu kalau harus dibayar pemerintah (apa tidak tragis? – Red). Memori lucunya pada saat pembuatan proposal dan konsultasi laporan I yang selalu dipersulit meskipun tujuan pembimbing baik tapi secara pribadi dia merasa nggak cocok, soalnya seolah olah terjadi pertentangan lahir maupun batin. Dan kalo mau tahu cewek yang di idamkan, cewek yang pendiam, pengertian, dan lainnya tanyakanpada yang bersangkutan yuang penting cinta ama si doi. Tidak saling melupakan antara kita karena perasaan senasib sepenanggungan (susah senangtanggung bareng, sopo seneng aku ngikut, sopo susah cuee saja) itulah pesan buat kita.

(diambil dari buku kenangan Sicrema 16_SICREMA XVI/93. Cetakan pertama 1993)

Anton ini ikut rawuh di Sate Nyah Kunyuk, ketika pertama kali Siswoko menyampaikan keinginan untuk mengadakan Reuni Sicrema 16 ke 20 tahun.  Seperti biasa ketika diajak bicara dia belum bisa mengikuti apa yang disampaikan Siswoko (maklum remidiator ulung…), hingga seporsi sate kambing sudah masuk ke dalam perutnya, baru bisa ngikutin presentasinya Siswoko… (untung nggak harus ditambahi bir dulu).

Beliau, Anton Prabowo sekarang masih berdomisili di kota kelahiran tercinta Temanggung. Sempat merantau ke pulau seberang Sumatera (..pulau seberang Sumatra? tekan Madagaskar….?). Sempat kuliah di Bogor selama bertahun tahun…  Sehabis kuliah, jualan obat. Sehabis jualan obat menjadi Lurah di Bandongan. Sehabis masa jabatan lurah selesai, dia jualan areng. Sehabis jualan areng, sekarang menjadi pemborong pabrik! (dalam artian yang sebenarnya, bukan penampung limbah pabrik alias pemulung!). Salut buat Anton, yang jatuh bangun sebelum meraih kesuksesan, tapi tetap sabar lan mitro…eh nrimo ding.

Dia bilang , kalau sekarang ini mempunya dua orang anak mbarep kabeh, padahal bojone siji. (BR)

AGUS TAEVUR

Nama Agus memang laris di pasaran bebas, tapi agus yang satu ini lain dari yang lain, orangnya humoris, ca’em, kulitnya sawo matang yang busuk he..he..he.. and taat beragama. Pokoknya okey punya lah..ya!

Agus yang lahir 1 Agustus ’73 ni lebih kesohor dengan julukan “Kaji Cabul” pasalnya pikirannya selalu mesum….hi… Opo tumon…. Waktu itu lagi pelajaran matematika kok ya nyempetin lihat “goanya” Bethari Guru (Ibu Sud….red) dalihnya sih ngambil polpen yang dijatuhkannya sendiri. Dia bilang Astaghfirullah…eh… Alhamdulillah dink. Walaupun begitu dengan semangat 45nyadia menyeru “Mari kita tingkatkan rasa persaudaraan dan senasib sepenanggungan sebagai sesame calon Q-li dan kere yang handal dan Pancasilais”. Agus yang pingin jadi bisnissman handal dengan 4 rumah dan istri 4 ini mempunyai motto hidup  “ Hidup ini hanya sekedar mampir ngombe, sedang kehidupan tak lain adalah gema yang akan memantul ke kita akan segala yang kita lakukan.” Agus punya pelet yang hanya mempan bagi cewek yang ngerti akan kodrati kewanitaannya (aliyas nggak neko-neko, nggak metal/kekar).

(diambil dari buku kenangan Sicrema 16_SICREMA XVI/93. Cetakan pertama 1993)

Piyantun satu ini hadir di Raja Kepiting Serpong, ketika Siswoko mengajak diskusi lebih lanjut mengenai reuni akbar. Kalo Kak Sis menjadi penggagas reuni akbar, Agus menjadi nggragas ketika melihat kepiting saus tiram dan baronang bakar terhidang di meja makan….(he..he..he..aku yo iyo!).

Lihatlah sejak masih menuntut ilmu di Stemba, dia sudah berani menyinggung masalah polygami, pingin jadi bisnisman handal yang punya 4 istri. (Hmm…. Hai kaum lelaki, menarik sekali khan?). Waktu itu temen temen yang lain belum ada yang seberani Agus. Jangankan ngomong bojo papat, arep ngomong seneng karo adik kelas wae isih wedi. Saat ini, beliau yang production manager  disebuah perusahaan Internasional di bilangan Kelapa Gading, ini memiliki satu istri dan dua orang putri. Cita cita istri 4 tidak tercapai! Betul kata pepatah ‘dibalik ketidaksuksesan seorang pria, ada wanita hebat dibelakangnya’.

Aku mengklaim mengenalnya luar dalam, tapi ternyata aku keliru. Selalu ada yang tak terduga dari diri Agus Evur ini. Salah satu sedulur sinoro wadi ku ini selalu aku rindukan. Nasehat dan tausiyah yang dia berikan senantiasa menyegarkan, lugas, tegas, tidak bermaksud menggurui tapi menyesatkan!  (ha..ha..ha..jenenge wae kaji cabul).   

Satu yang belum bisa aku jabarkan dari ajaran guru mulang sarak ini adalah falsafah “Dhalang Sejatine Wayang, Wayang Sejatine Dhalang” . Mungkin diantara para pembaca ada yang tahu? (BR)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda punya pendapat? Silakan tulis komentar. Komentar tidak boleh mengandung SARA, ujaran kebencian, HOAX. Admin tidak bertanggungjawab atas isi komentar.