Jumat, 01 Februari 2013

Pofil Anggota Sicrema. Sumadi Petruk, Ridwan Mustofa dan Gentur Iwantoro

Setelah menunggu cukup lama, karena kesibukan saya yang cukup menyita waktu, yaitu momong anak, baru sekarang tulisan ini saya share ke sodara sodara. Monggo...

   SUMADI
Cover Boy modal ora duwe isin dari desa Gondangwinangun Ngadirejo Temanggung, memproklamirkan diri dengan nama SUMADI pada 21 tahun yang lalu yaitu pada 18 September 1972. Pengalaman menariknya pada saat mau ngedaftar jadi cover boy majalah kuncung malah jatuh ke  pupuk kandang sehingga saking baunya saat mau di fotodia ngumpet, maka harapnnya untuk jadicover boy kelas kakap gagal dan kini ia punya cita cita menjadi teknisi perkebunan yang professional. Sebagai seorang agronom yang sejati (sampai kulitnya saja kontaminasi dengan tanah). Dia mengharapkan seorang calon pendamping yang taat, jujur, setia, sederhana nggak banyak menuntut. Karena dia memang keturunan jawa asli sehingga dengan yang namanya bahasa Iggris dia paling alergi. Pak Udang ini punya pesan menarik untuk kita simak dan kita lihat yaitu “Bekerjalah kalian seolah olah kalian akan hidup selamanya dan beribadahlah seakan mati besok pagi”. Sebagai warga kampus (manten) yang merasa memiliki (sehingga barangnya di bawa pulang) dia pesan agar kampus meningkatkan kedisiplinan dan memprotes dengan bumbu usul agar dilakukan satu kali.


(diambil dari buku kenangan Sicrema 16_SICREMA XVI/93. Cetakan pertama 1993)
Tak ada memori sedikitpun tentang Pak Kyai satu ini di benakku, ketika disebut nama Sumadi…. Sungguh aku minta maaf padamu Sumadi Petruk!. Tapi ketika melihat wajahnya dalam sebuah photo, langsung aku teringat, kami pernah bahu membahu menaklukkan gunung Sumbing bersama sama.
Pak Udang yang sekarang sudah jadi ustadz ini, yang sekarang bermukim di Gunung putrid Bogor, ternyata masih doyan mendaki gunung. (kalo dulu gunung kembar Sindoro Sumbing, sekarang gunung kembar yang lain…………….gunung Gedhe-Pangrango! Wooo… ngeres kabeh!!). Lihat nasehatnya untuk kita, beribadah seolah olah kita mati besok. Sebuah nasehat kaya makna. Seolah kita mati besok!! Aktifis dakwah ini sudah memberi nasehat kurang lebih duapuluh tahun yang silam semasa masih di STEMBA. Sekarang setelah duapuluh tahun itu berlalu, pernahkah kita berpikir, bahwa mungkin kita mati besok?, kemudian meningkatkan ibadah kita? Lalu bekal apa yang kita bawa untuk menuju alam akherat?. Pak ustadz, terus berjuang dalam amar ma’ruf nahi munkar ya. Kita sama sama berjuang dalam barisan yang sama!
Sebenarnya orang orang seperti Sumadi ini sangat dibutuhkan oleh Sicrema. Dialah yang mengkoordinasi pertemuan di Kebun Raya Bogor hingga mematangkan reuni di TMII hanya bersama Lukman Hakin, Siti Maonah dan Retno.  Dialah yang mendata dan mencatat nomor kontak lebih dari seratus orang warga Sicrema yang sudah terdata.
Dialah Sumadi Petruk, Ketua Pelaksana Reuni 20 tahun SICREMA.
Wassalamu’alaikum ustadz! (BR)
RIDWAN MUSTOFA
Lelaki kelahiran ndeso Paingan ini ngakunya pingin cepet kerja, mau jadi dokter oke, boss oke, tapi lebih dhemen kalau jadi Qiuli koq…. Makanya suka nongkrong di computer, dengan begitu dia dapat segera ketemu ceweknya (ya, udah ketemu, computer tapi jemis kelaminnya betina….husss!!!-red). Dengan mengantongi angka paten 29973 berusaha melakoni hidup dengan “dadi wong iku kudu sing narimo ing pandum lan wong bejo iku ngalahke wong pinter” (mugo mugo bejo teruuus ya, Wan!!?-red). Selama ini dia berkantor di Paingan, Kleteran, Grabag Magelang. Kalo’ mau ketemu atawa rindu sama si do’i langsung aja tindak kesana, di jamin bakal ra’ sumuk, katanya sih cepak jalan (katanya sih…-red). Perkara soal pesen pesen do’i juga nggak mau ketinggalan, khususnya buat STMP. Do’i ingin generasi setelah do’i harus to be number one. Kalo soal cewek idaman do’i, katanya sih pingin yang kaya’ some one in STEMBA special klas I. Nah pasti okey kan!!! (jangan pada sirik ah, apalagi sampai cemburu….ya-red).
(diambil dari buku kenangan Sicrema 16_SICREMA XVI/93. Cetakan pertama 1993)
Ridwan Mustofa, beliau adalah salah satu warga Sicrema yang sangat antusias menyimak, ketika aku sampaikan presentasi Siswoko mengenai rencana reuni 20 tahun Sicrema. Dengan suara yang bijak dia langsung menyampaikan banyak ide mengenai reuni tersebut. Ketika ada kelanjutan reuni di Kebun Raya, tanpa banyak kata beliau langsung berangkat, dengan meninggalkan pak RT dan warga lainnya yang kerja bakti mbersihin got depan rumahnya…(opo ra edan kuwi jenenge? Padahal dia salah satu staff RT di komplek perumahannya). Bahkan dia pula yang berani menanggung ongkos pulang balik ketika kami berangkat bersama ke Bogor.
Pria dengan tiga putri dan satu istri ini memang seorang yang nrimo dalam artian yang dalam. Kalau ditanya, apakah tidak penasaran belum mempunyai anak cowok? Beliau menjawab, jalani aja apa adanya, kalaupun mau ditambahin anak cowok lagi ya gak apa apa meskipun anak sudah tiga….. kemudian dia bilang, ….…istri juga harus tambah satu!!
Sesuai dengan hobby-nya yang nongkrong di depan computer, Ridwanlah yang mengusulkan untuk komunikasi mengenai reuni menggunakan email, tapi ternyata temen temen bikin account cuma buat di jejaring sosial saja, jadi gak ada yang nyambung.
Maka sodaraku sekalian, pria yang suka minjemin duwit ini, di serahi tugas sebagai sekretaris kabinet Sicrema. (BR)
GENTUR IWANTORO
Cowok kece ini punya nama yang cukup keren ‘n termashut di seantero STEMBA. Siapa sih yang tak kenal Guntur…eh Gentur dink!. Cowok yang seneng di panggil “IWAN” ini (nggak pake’ fals lho – red), orangnya ca’em, humoris, tinggi atletis ‘n nylekuthis, tapi kantongnya bokek terus…he..he..tapi cengengnya minta ampun, masa’ nongol ke bumi langsung nyenger…nger..nger. Dengan kode 021173. Saking kerennya banyak juga cewek yang suka ngekar do’i, maksute suruh ngebayar utange. Gentur tuch oingin nyamain sama motto hidupnya “nyleneh, kepenak, nduwe do’it lan pengarep arep”. Do’i baru berhenti lari kalo’ yang ngejar cewek yang lembut, agak jinak jinak merpati, cantik luar dalam’n mbodyy moyyy…punya. Do’i pingin banget jadi QC tapi ironisnya do’i benci sama Mutu, bikin pusing katanya. Bukan apa apa sih cuman kalo, praktek mutu do’i hanya jalan kian kemari sambil putar putar. Alhasil bikin do’i stress berat. Do’i wanti wanti “ JAYA MAHE JAYA ROTANE, wedang jahe enak rasane” Artinya tetep jaya, bersatu, kokoh, kuat, jalin kerjasama segala bidang, baik bidang film, bidang garam ‘n bidang tujuh. Do’I beralamat di Jampiroso Tengah 106 Temanggung.
(diambil dari buku kenangan Sicrema 16_SICREMA XVI/93. Cetakan pertama 1993)
Begitu dapat khabar dari panitia, kalo ada reuni di Kebun Raya, beliau langsung meluncur dengan motornya sendirian tanpa keluarganya, (maklum anake akeh, nek di gowo kabeh kudu nyewo angkot!), tapi tidak dengan tangan kosong. Otaknya memang murni pedagang, ya langsung jualan!. Katanya iuran untuk Sicrema 100.000 ribu, jualan laku 100.000 ribu, jadi impas.  Mau tahu barang dagangannya? Obat Kuat khusus laki laki!!. (ha..ha..ha.., jadi Sicrema sama saja di sumbang obat kuat sama Gentur…. Piss Tur!!.).
Ya, kedudukan nyaman dan aman yang di cita citakan di sebuah perusahaan minuman terkemuka di tanah air ini, dilepaskan hanya untuk memenuhi panggilan jiwanya yaitu berdagang.
Usaha yang sedang dijalankan saat ini adalah jual beli mobil bekas (yang bekas KTT ada, yang bekas kebakar juga ada…), kemudian jualan air mineral, lalu jualan obat kuat….pokonya semua yang bisa di jual, dia jual…(aku ngeri kalo deket deket dia, takut di jual juga!). Dia pernah nasehati aku, daripada jadi karyawan sampai ubanan mendingan berdagang. Untungnya banyak!! Itulah Gentur yang sekarang! (…dia juga pandai momong anak anak lho.)
Gentur Iwantoro, sesungguhnya dialah motivator buat teman teman yang lain dalam Reuni 20 tahun Sicrema. Senantiasa lantang menyuarakan ajakan untuk hadir dalam setiap reuni, tapi dia sendiri gak hadir. (mirip Trimo, manol pertelon Maron!!). Mengklaim dirinya yang pertama transfer dana ke rekening Sicrema, tapi tidak satupun yang percaya!!
Kita daulat dia menjadi humas dalam reuni 20 tahun SICREMA (BR)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda punya pendapat? Silakan tulis komentar. Komentar tidak boleh mengandung SARA, ujaran kebencian, HOAX. Admin tidak bertanggungjawab atas isi komentar.