Kamis, 31 Januari 2013

MISI PERTAMA DELEGASI SICREMA KE KAMPUS

Syukur Alhamdulilah tim delegasi panitia reuni 20 tahun Sicrema telah melakukan kunjungan ke kampus Stemba pada 25 Januari 2013. Adalah bro M Khabib Ansori, Jeng Rurien Krisna, Bro Rusdiyanto alias Q-Jo dan Jeng Eni Abadi yang telah meluangkan waktu bersinergis menyelesaikan misi tersebut. Kalian berempat, hebat!

Berbekal surat resmi dari Panitia misi utama delegasi adalah memastikan bahwa reuni dapat dilaksanakan pada waktu dan tempat bisa dilaksanakan sesuai yang direncanakan, dengan  memberitahukan ke pihak kepala sekolah sekaligus meminta ijin pemakaian tempat. Kunjungan ini boleh di bilang "gambling" alias untung-untungan karena tidak ada janjian dengan pihak sekolah sebelumnya. Artinya jika gagal berarti harus datang lagi di lain waktu.


Namun, menurut laporan yang berhasil dihimpun, delegasi akhirnya berhasil bertemu langusng dengan kepala sekolah setelah menunggu hingga 5 jam lebih hingga sore hari. Biasa hari itu kepala sekolah sedang rapat (sebuah alasan yang sangat manjur dan familier hingga sekarang jika bapak-ibu guru tak ada disekolah... hehehe).

Hikmah yang dapat dipetik dari "acara menunggu" kepala sekolah adalah para anggota delegasi "empat sekawan" ini dapat dengan bebas mencari tempat-tempat yang asyik buat berfoto ria... liat aja hasilnya... ada di handphone mereka masing-masing hihihi... diperkirakan mencapai ratusan jeptretan lho !! wuuiihhhh luar biasa!! :)

Akhirnya mereka berhasil dan bisa berkangen ria dengan guru yang masih aktif seperti Mr. Fathoni yang harus di akui terlihat awet muda, lalu Mr, Bambang, Mr. Sumiyadi, Pak Cik dan Ustri. Dari mereka, para guru yang hebat-hebat itu tentu saja muncul berbagai kenangan masa lalu yang beraneka ragam. Tapi anehnya khusu untuk Mr Fathoni, teman-teman Sicrema kok banyak yang "seperti jengkel" ya? mereka banyak yang bilang kalo pak guru yang satu ini dulu sering ngerjain murid sampe keseeeeeeeeeellll banget neng ati! (tapi kalo menurutku gak lho pak!)  hmmmm..... dari komen-komen di FB terlihat sekali banyak teman-teman yang punya "dendam kesumat" pada pak Toni! hufttt tapi dendam kesumat dalam arti rindu berat lho pak.... hehehe jad liat aja nanti kalo pas reuni bisa ketemu langsung (insyaallah) pasti semua pada mewek-mewek.... (wahhh panitia harus siapin tissue yang banyak nih...  hehee )

Nah yang tak kalah penting, delegasi berhasil memperoleh informasi tentang guru-guru yang sudah purnatugas antara lain : Pak Legowo (pakwok) dan istri (bu Tini), pak Ponijan, pak Subardi, pak Zaenudin, pak Teguh Sumarto, pak Sutomo, pak Immanuel Suhadi, ibu Sutinah, Ibu Pranggonowati, Ibu Retno dan Pak Mastur. Tak ada lain buat mereka, mari kita tundukan kepala dan rasa hormat setinggi-tingginya atas jasa tanpa pamrih mereka yang luar biasa!

Dari dialog dengan kepala sekolah dan para guru  dapat diperoleh dukungan terhadap acara kita. Mereka juga memberikan akses seluas-luasnya untuk mempersiapkan acara dengan baik. Aula dapat dipakai pada hari dan tanggal yang kita tetapkan. Maka dari itu ayo kawan-kawan semua tambah semangatnya!

Delegasi juga telah mengirimkan foto-foto yang sangat otentik yang menggambarkan bahwa prasasti Sicrema yang megah dan kokoh dulu kini sedikit compang-camping, bolong di sebagian tempat. Oleh karena itu aku mengusulkan ada misi tambahan, yaitu segera perbaiki prasasti tersebut sebelum acara berlangsung. Dan luar biasa, baru semenit usulan ditebarkan teman-teman langsung merespon dengan sangat cepat dan konkrit, ada yang segera menyediakan diri dan waktunya menjadi relawan yang akan memperbaiki secara langsung, ada yang segera menstranfer dana untuk keperluan material dan sebagainya.  Luar biasa!







Kawan-kawan semua, dari misi sehari ini dapat kita lihat betapa gigih, kompak dan semangatnya kawan-kawan dalam mempertahankan kebersamaan dan kekompakan yang sudah 20 tahun terkoyak karena jarak dan waktu. Maka tak ada alasan bagi kita untuk mempertanyakan dan meragukan akan kekuatan diri kita sebagai SICREMA!

Tak pantas lagi kita mengeluh ini... mengeluh itu.... ini berat... ini membebani ....dan seterusnya. Karena ukurannya bukan berapa rupiah yang bisa kita berikan, namun apa saja yang dapat kita lakukan untuk kebersamaan kita.

AYO KAWAN, Bukan waktunya kita hanya BAHU-MEMBAHU, tapi saatnya kita BANTU-MEMBANTU!
(lh)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda punya pendapat? Silakan tulis komentar. Komentar tidak boleh mengandung SARA, ujaran kebencian, HOAX. Admin tidak bertanggungjawab atas isi komentar.